Wednesday, December 31, 2014

Tak Ada Pesta Tahun Baru

lazimnya setiap pergantian tahun dalam kondisi hujan atau kemarau pesta selalu digelar. dan saya pun larut di dalamnya.

tapi tahun ini tidak lagi. merasa ikut dalam kondisi kebatinan, kami (saya istri dan anak) tidak keluar rumah. dan hanya berdiam di rumah mendengar kembangi api bersahut sahutan di udara. itu pertanda kami melewatkan pesta kembang api dan pesta makan-makan.

kondisi itu kebatinan itu terasa tahun ini dan hampir sama di tahun 2004 ketika Aceh dan Nias dilanda tsunami. kali ini peristiwa yang membuat rasa empati itu muncul dengan tidak larut dalam kemeriahan tahun baru. saya berempati dengan pesawat Air Asia yang jatuh di selat Karimata.

tak ada gairah pesta-menyalakan kembang api dan meniup terompet.

syahdan, peristiwa dan bencana yang dihadapi masyarakat Indonesia layaknya berempati. tapi itu pilihan setiap orang

duka kami untuk korban bencana tahun 2014. semoga tahun 2015 memberi kehidupan yang baik.

dengan ujian membuat bangsa ini semakin kuat. dan bangsa ini mampu melalui setiap cobaan yang silih berganti datang sejak ratusan tahun yang lalu.

Share:

0 comments:

Post a Comment

Terimakasih yang tak terhingga atas komentarnya...