Ayah dari seorang gadis kecil bernama Zahra Adeeva. Mengajar di Unismuh Kendari, Alumni UNHAS dan UGM. email:pattahindi@gmail.com

Kegagalan

GAGAL. Ketika harapan tidak sesuai lagi dengan kenyataan maka itu yang saya sebut "gagal".  Harapan menjadi dosen di universitas negeri hanya tinggal harapan.
Kemarin setelah melihat hasil pengumuman di laman kemendikbud nama saya tidak tercantum dalam daftar calon tenaga pendidik yang tidak lulus. Dan gugur pada tes pertama: administrasi.

Saya kaget! Seakan tak percaya di tes awal sudah jatuh. Pengalaman saya dalam mendftar tidak pernah gugur di tes administrasi atau kelengkapan berkas. Sampai sekarang masih menyisakan rasa tidak percaya atas apa yang saya alami itu.

Pelajaran 1: periksa baik2 berkas kelengkapan sebelum dikirim.

Dalam cerita yang sama, seorang teman yang mendaftar dengan kelengkapan berkas yang sama seperti saya dinyatakan lulus verifikasi. Hal itu menambah rasa tidak percaya saya. Berkas yang sama tapi dia yang lulus.

Pelajaran 2: jangan percaya pada verifikator.

Saya ingat pada laman kemendikbud yang menjunjung nilai keadilan dan jauh dari unsur KKN. saya akhirnya tidak percaya itu.

Dari kejadian itu saya mengambil pelajaran penting.

Dan komitmen saya untuk menjadi dosen pun mulai goyah-Setidaknya melihat kejadian yang saya alami bahwa dalam dunia kampus juga terjadi kecurangan2 dan perlakuan berat sebelah-saya ingin menjadi pedagang saja.

Sementara ini saya masih menjadi Dosen setidaknya di Universitas Swasta.

Ada pelajaran dalam setiap peristiwa. Allah maha cinta(hambanya).

Share on Google Plus

About Patta Hindi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Terimakasih yang tak terhingga untuk sahabat yang berkenan menuliskan komentar kritisnya...salam bahagia