Tuesday, July 16, 2013

Banjir kali ini

Banjir yang terjadi kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa dekade terakhir dan mungkin paling besar dalam sejarah banjir di kota Kendari. Banjir yang diikuti tanah longsor ini telah melumpuhkan ekonomi dan transportasi di kota yang beberapa bulan lalu menerima piala adipura. Tidak terhitung kerugian dari aspek materi namun juga telah meninggalkan trauma mendalam masyarakat.

Di rumah saya juga terjadi 'banjir lokal', dengan genangan air di kamar. Saya dan istri harus berjibaku melawan derasnya hujan yang turun dari plafon rumah. ya, atap rumah kami bocor. kondisi inilah yang kami alami sekarang ini.

Kantor tempat istri saya bekerja lebih parah lagi, dokumen, barang-barang untuk didistribusikan ke konsumen serta alat berat ikut terendam banjir, belum diketahui berapa kerugian yang diderita. tapi hitungan angka pasti banyak. Istri saya hanya memandangi  foto-foto ruangan kantornya yang terendam itu dengan mata berkaca-kaca sambil sesekali berucap astagfirullah.

Banjir yang terjadi ini memang datang secara tiba-tiba dan banyak warga mengalami kepanikan dan trauma. warga yang tidak terbiasa menghadapi bencana alam memerlukan pembelajaran manajemen resiko bagaimana menghadapi bencana. Tidak seperti halnya warga Jakarta yang telah beradaptasi dengan banjir atau warga Yogyakarta yang sudah beradaptasi dengan gempa dan letusan gunung berapi. saat saya di Yogyakarta banyak pembelajaran yang saya ketahui tentang manajemen resiko bencana dan sudah saatnya pemerintah kota memberi pembelajaran itu pada warga.
 
Syahdan, banjir yang terjadi di Kota Kendari bagaimanapun tidak bisa hanya menyalahkan perubahan iklim tapi juga tentang tata kelola pemerintahan. Banjir terbesar dalam beberapa dekade terakhir ini merupakan gambaran akan menderitanya kehidupan masyarakat kota di tahun-tahun mendatang jika tidak ada upaya mitigasi dan perhatian oleh pemerintah kota Kendari.

---

Ruangan kantor istri
 Perumahan Palm Mas Jl. Y.Wayong Bypass lepo-lepo
 Halaman parkir kantor istri

 Bank Panin Jl. Ahmad Yani
Halaman kantor istri
Share:
Kendari Kendari, Kandai, Kendari, Kendari City, Republic of Indonesia

0 comments:

Post a Comment

Terimakasih yang tak terhingga atas komentarnya...