Tuesday, June 12, 2012

12 Juni 2012

TANGGAL 12 JUNI 2012 saya anggap moment terbaik. Pertama. saya menyandang gelar Master of Art (MA) dari salah satu universitas terbaik di Indonesia. Kedua, hari itu berlangsung ujian tesis saya dengan judul Dominasi Simbolik Karaeng. Perjuangan mempertahankan hasil karya ilmiah di depan dewan penguji. Setelah melewati ujian dalam ruangan ber AC(namun membuat keringatan) itu saya lalui dengan baik ditambah catatan: lulus minor dan sangat memuaskan.

Memasuki ruangan ujian dengan sikap spartan toh tidak membuat jantung saya berhenti berdetak kencang...dag dig dug, dag dig dug. serasa mau copot. perasaan bercampur aduk. dalam pikiran saya saat itu hanya ada dua yang ada dalam pikiran saya itu. Master dan penelitian ulang. kampus disini juga terkenal dengan tradisi kritisnya. dan itu yang membuat saya tak henti2nya berfikir.

Namun, ternyata saat presentasi saya yang singkat dan tepat waktu itu mendapat tanggapan positif. maklum, wacana tesis saya agak tertutup dari narasi besar nasional, hanya lingkup lokal yang hanya sebagian kecil mau mendalaminya. tapi tak apa. narasi kecil itu ternyata membuat penguji saya tak henti2nya memberi semangat dan pujian.

Ada yang penting tentang tesis saya, gaya menulis yang dianggap mengalir (untuk itu saya berutang budi sama Kanda Yusran Darmawan) dan Catatan Pinggir Goenawan Mohamad yang memberi refleksi tentang menulis. berdosa rasanya tak menyebut guru kebaikan kanda Syamsul 'utu' Anam Ilahi. saya menikmati proses kebersamaan saya di kos 882 dan Pogung :). tanpa saran dia, tesis ini tak jadi saya angkat. Saya tak lupa pula terimakasih saya para Blogger, Pejalan jauh, Hamzah Palolloi, Syam, Meyke, Lispa Bun2, Kang Zen-Pejalan Jauh, Ndoro Kakung. tulisan2 mereke adalah inspirasi buat saya.

Sanjungan berikutnya, dialamatkan pada data yang lumayan berlimpah, untuk itu saya berutang lagi sama Firmansyah, SH, aktivis Pattiro Jeka dan kanda Rusman Ummang untuk penelitian terdahulunya. terlalu banyak data yang diberikan membuat saya pusing untuk menuliskannya :).

Doa kedua orang tua dan keluarga saya, Amma' saya menelpon di pagi buta: "lulus jako itu nak". dan memang lulus. setiap keberhasilan anak, dibelakangnya selalu ada IBU. tanpa mengecilkan peran Tetta saya. Amma' saya memang pribadi yang mengagumkan. dan itu kewajiban seorang IBU, mendoakan anaknya...sudah takut kualat sama Tetta :).

Tak elok jika tak menyebutkan peran perempuan satu ini (karena bisa2 dia ngambek :D). Non Akhmad yang menerima kelebihan dan kekurangan saya. saya bersyukur mengenal gadis Arab-Bugis itu, singkat tapi serasa dekat. ini seperti lirik lagu Savage Garden: I knew I loved you before I met you...saya menemukanmu. Semoga kita bisa dihimpun dalam satu keluarga utuh, tapi itu jika kau mau...

Akhirnya. Saya yang menikmati proses hasil karya itu mendapatkan masukan dan respon yang simpatik dari dewan penguji. sahabat dan orang terdekat saya. bagi penguji, tesis saya dianggap memuaskan dan jika koherensi antara teori, metodologi diramu sedikit maka layak terbit jadi buku. saya tak bisa berkata-kata ketika penguji menyanjung tesis saya itu. dan untuk orang terdekat saya, ucapan mereka adalah motivasi untuk lebih maju lagi. bagi yang saya tahu maupun tidak tahu, ucapan selamat mereka seperti doa yang tak putus-putusnya. terimakasih.

Di UGM, Kampus Biru dan Yogyakarta ini saya banyak membaca dan menulis blog. terimakasih ALLAH. tempat ini memang salah satu tempat ternyaman. sampai hari ini, saya belum mau berhenti menulis. semoga saja

Bulaksumur, Yogyakarta, di Juni yang kering tahun 2012
Share:

1 comment:

  1. Assalamu alaikum..
    Maaf apa bisa saya melihat yang bapak tuliskan mengenai dominasi simbolik karaeng itu? soalnya saya begitu penasaran

    ReplyDelete

Terimakasih yang tak terhingga atas komentarnya...