Sunday, December 25, 2011

Memuja

Sudah kukata
aku memuja tapi tak berniat memilikimu

Biarlah kau kularung
dilautan kisahku yang tak bertepi
berlayar dalam sunyi,
menyepi

diantara semak belukar
kau,
pendarkan cahaya kunang-kunang

kau kubekukan dalam kenanganku

Share:

11 comments:

  1. @syam, seperti melarung sesaji dilautan, pergi tak harap kembali :)

    @kang asep, gimana kabar kang?

    ReplyDelete
  2. Ow... okey :) tema baru juga yah kak? Yeaaayyy^^V

    ReplyDelete
  3. eheheh...iya syam, gara2 liat temanya syam, jadi terpengaruh.:) butuh penyegaran memang...eheheh

    ReplyDelete
  4. wuiihh.....baru sempat OL lagiii... cakeeppp blognya sekarang kak.. baju baru nih yeee... :D

    ReplyDelete
  5. butuh penyegaran dyah...gimana kabar dyah dan sepatunya? :)

    ReplyDelete
  6. Patta aku tak mengenalmu tapi ijinkan aku menceritakan selarik kisah masa laluku, aku yg meninggalnya adalah lebih sakit, perasaan bersalah ini lebih sakit jika kau tau, itu tak ku inginkan tp harus trjadi, aku ingin kau tau Patta, perasaan meninggalkan adalh sama sakitnya dg yg ditinggalkan, kini akupun hanya bisa memuja walau kutau itu fana..

    ReplyDelete
  7. anonim : kalo berhubungan dengan kisahnya anda itu secara kbetulan mungkin, tp bagi saya meninggalkan dan ditinggalkan tidak akan sama rasanya (semua tak sama #padi) tak ada yang benar2 sama...:)

    memuja, sy pernah mengalaminya dan perempuan yang sy puja tak sembarang perempuan...senang mengenal dia. dia mungkin sudah tau. entahlah :) (kyaknya sy curhat,maaf, hehehe)

    salam hangat

    ReplyDelete
  8. Ahahahha, dua komentar terakhir kok "sesuatu" sekali yah :p

    ReplyDelete
  9. tidak tau ni cyam, mungkin catatan saya membuatnya terkenang-kenang pada seseorang. tapi saya gk tahu yang anonim ini siapa syam...:)

    ReplyDelete

Terimakasih yang tak terhingga atas komentarnya...