Wednesday, August 10, 2011

Candi kecil

....Agama dimulai dengan senyap. Tak seorang pun hadir di dekat Budha malam itu. Setelah enyah balatentara Mara, gergasi gaib yang mencoba mengusiknya, Budha melanjutkan meditasi. Akhirnya sampailah ia pada “ empat kebenaran luhur[….] ada ungkapan (tidak) diam dari Goenawan Mohamad di catatan pinggirnya.

Borobudur jangan dilihat sebagai candi-tumpukan batu--tapi kumpulan kitab (Manuel Subangun, Sosiolog & tokoh sastra Jawa kuno)

Kesempurnaan tertinggi dalam Nirwana. mencapai kebaikan-kebaikan tertinggi


Buddha (Sansekerta) - yang mendapatkan pencerahan sejati --wikipedia.org (koleksi pribadi

Segala sesuatu yang berkondisi adalah anicca. Apabila dengan kebijaksanaan orang dapat melihat hal ini; maka ia akan merasa jemu dengan penderitaan. Inilah Jalan yang membawa pada kesucian. (Dhammapada 277)

Segala sesuatu yang berkondisi adalah dukkha. Apabila dengan kebijaksanaan orang dapat melihat hal ini, maka ia akan merasa jemu dengan penderitaan. Inilah Jalan yang membawa pada kesucian. (Dhammapada 278)

Segala dhamma (kebenaran) adalah anatta. Apabila dengan kebijaksanaan orang dapat melihat ini, maka ia akan merasa jemu dengan penderitaan. Inilah Jalan yang membawa pada kesucian.
(Dhammapada 279)

dikutip (langsung) http://www.bhagavant.com/home.php?link=dhamma_sari&n_id=53


Ganesha sebagai manifestasi kecerdasan dan pengetahuan tuhan (koleksi pribadi)
-----
# foto : koleksi pribadi
# narasi : Caping--Goenawan Mohamad & www.bhagavant.com
Share:

0 comments:

Post a Comment

Terimakasih yang tak terhingga atas komentarnya...