Ayah dari seorang gadis kecil bernama Zahra Adeeva. Mengajar di Unismuh Kendari, Alumni UNHAS dan UGM. email:pattahindi@gmail.com

Bapak dan ibu

Kita bisa saja tidak bersepakat dengan Kleden yang menyebutkan, lelaki tanpa anak tidak akan disebut sebagai bapak, demikian juga perempuan, tidak akan disebut ibu jika tak memiliki anak. Seperti misalnya, bapakny si anu, si fulan. Ibunya si anu, si fulan yang menyebutkan ada anak diantara penyebutan itu. Eksistensi si anak hadir menyerta dengan kata “bapaknya”atau "ibunya".

Penyebutan bapak dan ibu dalam keluarga lahir ketika status dan peran melekat dalam perkawinan. Bisa juga karena keterbatasan bahasa, semisal, ketika seseorang dipanggil “bapak” tapi belum menikah. Bisa dikata bahwa penghormatan dan menghaluskan ucapan.

Musti bersiap-siap menjadi bapak, ibu bahkan disebut om...ehehehe


Share on Google Plus

About Patta Hindi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

1 comments:

  1. pengucapan bapak dan ibu sepakat sbgai pngucapan halus atas penghargaan.meski blum jd bpk atw ibu.tp kdang agak risih juga masih muda dipanggil dmikian...hehe

    ReplyDelete

Terimakasih yang tak terhingga untuk sahabat yang berkenan menuliskan komentar kritisnya...salam bahagia