Saturday, April 23, 2011

Penyair dan Sajadah


Ramadhan di awal bulain ini menyapamu cepat
kopiah baru saja dirapikan
saat kau baru terjaga dari tidur malam
terbuai menatap sajadah menjulur di ranum wajahmu, bersahaja, penuh takzim.
terkadang kau istirah
sejenak melemaskan ototmu yang kaku
dari larut duniawi. kau
memaksa meringkuk lama menukik dan khusyu
seakan-akan jazadmu membatu.

Rasanya kau lebih menyukai sajak dan sajadah. kau
berlinang air dari ceruk matamu yang nanar
sampai bulir keringat mengkristal membasahi lantai surau. kau
mengajak aku larut menyentuh taman firdaus, sebelum rohku menyentuhnya disana. bermain-main di telaga
bersama bidadari-bidadari pagi
membasuh kotoran-kotoran debu pekat duniawi
dan kau,
melantunkan wirid dan puisi suciNya
hantu-hantu tak lagi punya daya
memikat hatimu tuk berpaling dari sajak dan sajadahmu
begitu pula aku
Share:

1 comment:

  1. membaca seluruh blog, cukup bagus

    ReplyDelete

Terimakasih yang tak terhingga atas komentarnya...