Wednesday, April 13, 2011

Anonim

Desau angin menamparnya

Dari tempat tertinggi mengalir kedasar, melepas aura hijau daun dari hutan-hutan menuju lautan.

Ia mencoba hadir

Namun,

Rasa sepi tak memberinya ruang bernafas.

Lalu ia menuju padang rerumputan

aku harus bertanya pada rerumputan ” . ia mencoba berinteraksi pada benda yang tampak gagu itu.

*

Hendak kemana ia ?

Jika rasa sunyi adalah penjara.

Alam pun menepi,

mungkin sudah waktunya berpisah pada tawa yang membuatku bahagia

**

Sebenarnya ia hibrid : tak memiliki asal pasti

Campuran darah dan daging yang membuatnya : liyanother, orang sunyi, diluar, terpinggirkan dan tak dicintai.

Namun ia merdeka

Share:

0 comments:

Post a Comment

Terimakasih yang tak terhingga atas komentarnya...