Ayah dari seorang gadis kecil bernama Zahra Adeeva. Mengajar di Unismuh Kendari, Alumni UNHAS dan UGM. e-mail: pattahindi@gmail.com

Angsa yang kesepian


Dari jauh ia bermain. Sesekali memintas air setelah kepalanya menyelam beberapa detik. Tak lama. Hewan itu tak nampak bergairah. Mungkin ia ditinggal sendiri atau memang mau sendiri ? tak tahu. Bahasa tubuhnya menandakan ia mau menyepi. Bermain-main dalam kolam yang dangkal itu. sejenak membuatnya merasa bebas.

Ia mengayuh kaki-kakinya yang lunglai, dan bermain dan melintas diantara sisi kolam itu. Saya memperhatikan perlahan gerak-gerik angsa kesepian itu. Saya pun membayangkan film yang diperankan Natalie Portman, The Black Swan. Sungguh, dalam film itu menegasikan sebuah pertarungan batin untuk merasa bebas. Rapuh. Sulit memang tapi akhirnya ia merasa sempurna.

Saya pun menganggap angsa kesepian itu seperti film Black Swan, walau dalam wadah yang berbeda, bermain-main dengan imaji yang abstrak. Angsa yang sepi ini agak lain, dia asyik bermain dalam kolam yang dangkal, berkeliling dengan gerak melingkar (mungkin mencoba mengukur luas dari kolam itu). Betapa luasnya dan betapa sendirinya dia dalam kolam itu. Ia sepi, tapi dalam kesepian ia menemukan kebebasan.

Dari kisah yang lain, ketika angsa terbang membentuk huruf “V”. Saya membayangkan ketika ia dan sekawan angsa membentuk formasi. Tapi, hari itu memang tak nampak sekawanan angsa yang lain untuk mengajaknya terbang melintas. Ia mungkin tak berniat untuk terbang karena retak kepak sayapnya tak mampu lagi melawan gravitasi. Sekali mencoba bermanuver, saat itu juga jatuh dalam ketakberdayaan. Menukik kebawah. Akhirnya ia sadar diri, sayap-sayapnya tak mampu melintas alam dan dunia yang baru. Ia hanya menikmati sepi dalam kolam dangkal itu. Ia ingin sesaat menyendiri di kolam itu. Tapi sampai kapan ?. mungkin Arwana bisa memberi jawaban,

Arwana, Angsa putih,

Melangkah jauh kembara hati
Sepiku rasakan sendiri
Dipadang tandus tak kunjung henti
Kerontang jiwaku merintih

Telaga bening dan angsa putih
Sendiri disitu bermain
Izinkan aku ada disitu

Beriring denganmu bermain denganmu
Bersatu denganmu angsa putihku
Janganlah jauh, kubawa kamu, kujaga kamu
Bening ditelaga

Reff :

Damai biarlah bersamamu
Biarlah bersamaku abadi oh.. oh.. oh..
Aku ingin slalu disitu ingin slalu denganmu
Bersama manis angsa putihku

Wow... uh.. wow.. uh.. wow..
Damai biarlah bersamamu
Biarlah bersamaku abadi oh.. oh.. oh..
Aku ingin slalu disitu ingin slalu denganmu
Bersama...
Janganlah jauh angsa putihku
Kubawa kamu kujaga kamu

Jogja, 220411

Share on Google Plus

About Patta Hindi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Terimakasih yang tak terhingga atas komentarnya...