Thursday, January 20, 2011

pada tempat yang sama


masih seperti sebelum-sebelumnya, menyelesaikan tugas sebagai hamba, sebagai mahasiswa s2, dan sebagai manusia yang prihatin pada realitas.

saya akhirnya menyadari, bahwa apa yang saya cari disini, di Jogja adalah pembelajaran kedua yang membuat saya banyak belajar kesederhanaan dan kesehajaan, berbeda sebelumnya ketika saya di rumah di kendari, atau di Makassar, betapa hidup itu penuh kelebihan (paling tidak) semua serba berlebih.

tidak akan menyangka akan seperti ini, di tempat yang sama dengan batin saya yang selalu 'prihatin' terhadap realitas sosial, paling tidak sensifitas saya sebagai mahasiswa dan manusia yang (katanya) beragama harus di uji dalam kesadaran religius atau apapun namanya.

pada tempat ini bergumul dengan orang-orang yang sederhana, entah itu hanya kebetulan, gaya hidup atau karena filosofi hidup Jawa (khususnya Jogja) memberi warna berbeda bahwa memang layak disebut ia Istimewa, entahlah...

paling tidak sisi keprihatinan memang dibutuhkan pada diri saya yang selalu mau nampak lebih sebelumnya...

latihan keprihatinan hari ini cukup sampai disini, akan berlanjut dalam keprihatinan berikutnya

Jogja, 210111
Share:

0 comments:

Post a Comment

Terimakasih yang tak terhingga atas komentarnya...