Ayah dari seorang gadis kecil bernama Zahra Adeeva. Mengajar di Unismuh Kendari, Alumni UNHAS dan UGM. e-mail: pattahindi@gmail.com

Nayla : masih tempat yang sama


Nayla, kita masih ditempat yang sama

Hey apa kabar gadis kecil ?

Mungkin aku terlalu tua mengenang wajahmu. Sampai-sampai roman dan aroma tubuhmu serasa hambar sekarang. Tapi aku selalu berharap dapat menemuimu suatu saat dengan lollypop dan kembang gula kesukaanmu.

Kita masih di tempat yang sama Nayla. Ruang kita sama : Satu Bumi

Tapi perasaan kita yang berbeda, kau masih kanak-kanak untuk merasakan rindu, sedangkan aku sudah tua (merasa tua) dan lelah untuk berkata “aku sangat merindukanmu”.

Jarak dan waktu meluruhkan kebersaamaan kita

Memang, Kita harus bertanya lagi pada Einstein tentang relatifasnya, waktu tidak berjalan linear aku pikir tapi waktu.

Aku disini masih pagi, matahari belum cukup waktu mengucapkan selamat pagi. Disana kamu sudah terlelap dengan wangi malam.

Aku ingin menemuimu malam ini, (harapanku) menemuimu untuk mengecup ubun-ubunmu yang selalu berbando merah jambu.

Kau suka memperhatikan jenggot tipisku, selalu juga sibuk memperhatikan kerah bajuku. Tapi itu hanya dengan ucapan saja :

“om tampan” walau aku tau caramu, (saya tahu karena kamu ingin ice krim kan ?). (anak kecil terkadang jujur tapi disisi lain juga bisa tak sesuai kata hati. Tergantung mood)

Nayla, entah sebesar apa kamu sekarang ?

Tak pernah lagi memberi kabar, apakah engkau tak mengaggap lagi sebuah kebersamaan ? atau waktu yang meluruhkanmu ? menihilkanmu pada diriku ?

Kau harus ingat Nayla,

Kita masih ditempat yang sama : Satu Bumi, beda kerinduan.


Jogja, 210111

Share on Google Plus

About Patta Hindi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment

Terimakasih yang tak terhingga atas komentarnya...