Thursday, February 5, 2009

Warung Kopi

Suara kita kembali ramah
Telah berbeda jauh ditempat sebelumnya
Dibanding tahun tahun sudah
Kita kembali berjabat
Bertatap muka
Melempar tawa
Bertukar opini
Bercampur aroma kopi kental hitam
Sambil meneropong masa depan
Dipersimpangan
Walau diskursus dalam ruang kotak kubus saja

Makassar akhir Juni 2008
Share:

1 comment:

  1. alhamdulilah puisi ini dimuat di harian fajar makassar...

    smakin smangat tuk nulis

    ReplyDelete

Terimakasih yang tak terhingga atas komentarnya...